Review Man of Medan: Kapal Hantu Kurang Hantu!
Supermassive Games, nama devleoper yang satu ini memang harus diakui memang punya asosiasi yang kuat dengan Playstation di masa lalu. Namun setelah Until Dawn yang memesona, mereka memutuskan untuk keluar dari identitas tersebut dan bekerja sama dengan Bandai Namco untuk melahirkan franchise baru yang tetap mengakar pada produk-produk andalan mereka saat ini. Kita berbicara soal game interactive story ala Quantic Dreams, namun dengan cita rasa horror yang lebih kental. Ia berkutat mewakili film-film thriller Hollywood yang seringkali berakhir dengan kisah kelompok remaja yang terjebak di situasi yang buruk, dimana opsi dan konsekuensi bisa berakhir dengan karakter yang meregang nyawa. Namun Supermassive Games tentu tidak akan sekedar menawarkan hal yang sama dengan langkah dan kebijakan baru yang satu ini. Alih-alih hanya satu judul saja, mereka mempersiapkan apa yang disebut sebagai The Dark Pictures Anthology. Idenya adalah meracik game-game interactive story dalam skala k...